Jumat, 27 Juli 2018
Bubur Slime
Ceritanya pagi ini si cantik ikut umi ke krapyak cari sayuran. Sebelah warung sayur adalah penjual snack2. Jadilah si cantik dapet bubur sumsum dan mutiara.
Sampai rumah langsung minta buburnya dan siap2 memakannya. Bahagia wajahnya.
Pagi hari tentu umi melakukan rutinitas pagi dan tidak bisa menemani amasya makan bubur. Setelah beberapa saat, umi melihat lagi amasya, ternyata wajahnya tambah sumringah, tersenyum lebar. Ternyata buburnya tidak saja jadi makanan, tapi juga jadi mainan layaknya bermain slime. Dan tentu saja kotor dimana2 😂
Pada moment begini, saat lantai rumah yang sudah di pel dikotori lagi, padahal ada jadwal rapat pagi, penerimaan terhadap kreativitas anak harus dimunculkan.
Pas sekali dengan game level 9 ini. Kesadaran untuk menerima kejadian ini sebagai moment kreatif membuat semua menjadi terkendali, amasya bahagia umi juga.
Puas memainkan dan memakan buburnya. Amasya dg senang hati membantu membersihkan lantai dg kain yg disiapkan umi. Kemudian dg sangat kooperatif ke kamar mandi dan mandi pagi. All is well 😍😍
#tantangan10hari
#level9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative
#day2
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Bekal untuk Buddy ku #jurnal 8 kelas ulat ulat
Kelas ulat ulat sudah di penghujung waktu, setelah ini kami akan memasuki kelas kepompong. Di momen terakhir kelas ulat ulat ini, ...
-
Diskusi kelompok ini membuat kami para orangtua berdebar debar. Fase dimana pusat kepuasan anak berada di sekitar alat genital/kel...
-
Pembahasan kelompok berikutnya adalah tentang pakaian dan identitas gender. Dalam keluarga kami, mulai dari kecil anak perempuan d...
-
Level 11 ini, di desain dengan cara yang berbeda. Masing2 kami dikelompokkan dalam grup yg berisi 6 sampai 7 orang untuk berdiskus...


Tidak ada komentar:
Posting Komentar